Ulos

~». U L O S «~

Mungkin kita sdh tau dan kenal dgn “ULOS”

Disini kami akan mencoba memaparkan apa itu “ULOS” dan kegunaan serta Jenis dari “ULOS”

Arti dan Filsafat dr “ULOS”

1. Ulos = Selimut
2. Ulos = Kain tenunan Tradisional Batak.

Ulos adlh suatu bgn penting bagi orang Batak, baik dlm kehidupan sehari-hari terlebih penting dlm tata cara pelaksanaan Adat.

Filsafatnya Seperti ini:

Satu yg dipercayai para Leluhur kita pd zaman dulu adlh Kengahatan (HALASON) slrh tubuh.
Itu di dasari karena mereka tinggal di pegunungan dan tanah datar yg jauh dari permukaan laut.
Yaitu daerah yg dingin yg membuat mereka merindukan kehangatan badan (Na Las).

Seperti kata Umpasa.

Sinuan Bulu mambahen Las
Sinuan Partuturan Sibahen Naa Horas

Kalaupun di tanam Bambu (Bulu) keliling kampung, bkn cuma menjaga musuh, tapi juga membuatan hangat kampung tsb.
Karena bambu tsb menahan angin kencang atau hawa dingin pegunungan yg menusuk hingga tulang-tulang mereka.

Ada 3 unsur yg dipercayai di dalam hidup yaitu ;
1. Darah
2. Nafas
3. Kehangatan

Kehangatan (Halason – Las Roha) suatu hal yg paling kita sukai.

Las Roha = Gembira atau Suka Cita dlm Bah. Indonesia

“Bilj” dlm Bah. Belanda,

“Joyful” dlm Bah. Inggris.

Hanya 3 yg bisa memberikan kehangatan pd tubuh kita.

1. Matahari.

Ini tdk terlalu dipikirkan, karena dgn sendirinya terbit setiap hari.

2. Api

Api gampang di dapat tapi tdk praktis dipakai saat malam, karena hrs dijaga, sementara kita perlu tidur.

3. U l o s

Beda dgn ulos (selimut), kita tinggall pakai saat tidur atau kapan kita membutuhkan kehangatan.

Itu sebabnya setiap ada acara suka cita, para leluhur kita selalu memberikan Ulos sbg “SipaLas Roha” kepada anak2nya.
Ulos juga sebagai pakaian yg indah juga dipakai ke pesta atau ke “Onan” ataupun saat jalan2.

Pada akhirnya “ULOS” jadi masuk ke tata cara pelaksanaan adat yg kita kenal saat ini dgn kata “MANGULOSI”

Pemberian Ulos jg harus ada aturannya.
Kita hrs memahami, kita bisa memberikannya kepada siapa dan dari siapa kita bisa menerimanya.

* Kita hanya bisa memberikan Ulos kepada yg di bawah tutur kita seperti :

– Hulahula kepada Pamoruuonna
– Orang Tua ke Anaknya
– Abang ke Adiknya
– Amangboru ke Maen nya.

Ada 3 tata cara pemakaian Ulos yaitu :

1. Siabithononhon
– Pakaian

Jenis Ulos yg di pakai :
Ragidup, Sibolang, Runjat, Jobit, Simarinjamisi, Ragi Pangko.

2. Sihadanghononhon
– Di atas Pundak seperti Manortor

Jenis Ulos yg di pakai :
Sirara, Sumbat, Bolean,
Mangiring, Surusuri, Sadum.

3. Sitalitalihononhon
– Diikatkan di kepala atau di pinggang

Jenis Ulos yg dipakai :
Tumtuman, Mangiring, Padang Rusa.

RAKSA dari ULOS

Raksa artinya Jenis, Kegunaan, Maksud dan Tujuan yg kita ketahui ttg sesuatu barang.
Dalam hal ini kita bicara dgn ULOS.

1. MANGIRING

Ulos ini sering diberikan sebagai kain gendong (PAROMPA) yg mengharapkan supaya dapat adik laki2 ataupun perempuan.

Pada ummnya Ulos ini diberikan kepada Pengantin Baru yg bertujuan supaya cepat dpt keturunan di Keluarga Baru tsb.

Kata Umpasa :
Giringgiring Gostagosta
Sai hatop ma hamu mngiringiring huhut mangompaompa.

2. MANGIRING PINARSUNGSANG

Ulos ini diberikan apabila ada tutur yg bertukar posisi (Marsungsang).

Mis;
Hulahula jd Boru dan sebaliknya.

Umpasanya sbb;

Rundut biur ni eme
mambahen tu Porngisna

Marsijaitan Andor ni Gadong
Mambahen tu Ramosna

3. BINTANG MAROTUR (Maratur)

Dikatakan para leluhur kita :

Inilah Ulos dari “Si Boru Habonaran”, “Si Boru Deak Parujar”
(Mula ni Panggantion dohot Parsorhaon, Pargantang Pamonori na so boi Lobi na so boi Hurang)

Ulos si atur maranak, siatur marboru, si atur Hagabeon, Siatur Hamoraon, tu na olo mangido sian Amanta Debata.

4. Ulos GODANG

Sering di namai dgn “SADUM ANGKOLA”
Ulos yg indah dan harganya mahal utk saat skrg ini.

Ini diberikan kepada anak yg menyenangkan hati orang tua, supaya si Anak dpt byk Berkat dan Rejeki.

5. ULOS RAGIHOTANG

Ini adlh jenis Ulos yg paling banyak digunakan saat ini.
Tongam (berwibawa) kelihatannya yg memakai Ulos ini, terlebih-lebih kalau memakai Ulos Ragihotang yg paling bagus di Uloskan yg di namai dgn “POTIR SI NA GOK”

6. ULOS SITOLU TUHO

Ada istimewanya dr Ulos ini.
Ketahuan dari namanya ada 3 Tuho nya.
Itu bisa disimbolkan dgn Dalihan Na Tolu.

Setiap pemberian Ulos ini biasanya dibarengi dg 3 ungkapan yg disebut dgn “Sitolu Saihot” yaitu ;

1. Pasupasu Saling mengasihi.
2. Pasupasu Hagabeon (Punya keturunan/Pomparan yg banyak.
3. Pasupasu Pansamotan. Kekayaan / Harta.

7. ULOS BOLEAN

Ulos ini biasanya diberikan kepada Orang yg kena musibah atau penderitaan utk menghiburnya.
“Bolean” berarti membelai yg artinya menghibur.

8. ULOS SIBOLANG

Mkn dulu namanya adlh “SIBULANG” karena fungsinya yg utama adlh Ulos yg diberikan kepada orang yg dihormati karena jasanya.

9. ULOS RAGIDUP

Inilah Ulos yg paling susah dan tdk sembarangan dlm pembuatannya.
Kalau kita perhatikan “Rupa” dan “Gorga” dari ulos ini, sepertinya Hidup semua.
Makanya dinamai Ulos Ragidup dan ada orang mengatakan Ulos ini adlh Simbol dr Kehidupan.

Bagian2 dari Ulos Ragidup, Nama dan Artinya

Mempunyai Dua sisi sbg simbol dr Batas yg menyatakan “Semua ada Batas di Dunia ini”

Di antara Ke-2 sisi ada 3 bagian dari ulos itu.
– Bgn tengah disebut “BADAN”
– Kedua Ujung (Hampir sama tp beda) dinamai
“Inganan ni na Pinarhalak”
Satu Ujung dsbt;
“Inganan Ni Pinarhalak Bawa”
Satu lagi dsbt;
“Inganan Pinarhalak Boruboru”
Keduanya ini adlh sbg Simbol “Hagabeon” (Punya Keturunan)

Yg dinamai “BADAN” berwarna Merah (Rara Pangko Birong) dan ada Garis2 warna Putih yg dinamai dgn “HONDA”

Di tempat “Pinarhalak Bawa dan Boruboru” msh ada 3 Gorga (Bunga) yaitu;

1. Antinganting (Symbol Kekayaan)
2. Sigumang (Symbol Kemakmuran)
3. Batu Ni Assimun (Symbol Kesehatan)

Seperti kata Umpasa;
“Assimun Sipalambok…
“Tawar Sipamalum….

Di antara “Na PINARHALAK” Dan “ANTINGANTING” juga di antara “ANTINGANTING” dan “SIGUMANG” juga antara “SIGUMANG” dgn “BATU NI ASSIMUN” ada banyak ditemui “RAGI BUNGA” yg dinamai dgn “IPON”.
Antara “IPON” dgn “IPON” disebut dgn “RASIANNA”

MANGARASI ULOS RAGIDUP

MANGARASI artinya memeriksa dgn teliti semua bagian serta “Ragi” dari ULOS itu sendiri.
Apakah sdh memenuhi syarat apa belum.
Kalau sdh memenuhi syarat disebutlah namanya dgn Ulos “NA GOK RASIANA”

Syaratnya sbb;
1. Harus bersih dan terang dilihat “RUPA” (wajah) dr Ulos.

2. Hrs Rapi tenunan dan ukurannya harus Pas.

3. Harus “GANJIL” jlh dari “HONDA”nya.

4. Harus pas jlh dari “IPON”nya.

Cat :

Saat “Mangarasi” kita ckp melihat syarat No. 1 dan 2 aja.
Karena 3 dan 4 sdh berbau Kepercayaan pd Zaman dulu.

10. RAGIDUP SILINGGOM

Bedanya dgn ULOS RAGIUDUP yg biasa terletak hanya pd bagn BADANnya Saja.
Disini badannya agak GELAP makanya disebut dgn LINGGOM (HOLOM / Gelap)

Biasanya ini diberikan kepada org berpangkat atau pemerintahan.

Ulos ini tdk diperjal belikan.
jd kalau butuh harus dipesan ke yg ahli bikin Ulos.

11. ULOS PINUSSAAN.

Ulos ini termasuk jenis dari Ulos RAGIDUP

12. ULOS SURISURI TOGUTOGU (LOBULOBU)

Ada istimwanya dari Ulos ini.
Yaitu ;
“Rambu”nya tdk di putus. tetap menyatu.
Jadi Ulos ini sama seperti sarung biasa.

Tujuannya adalah ;

1. Supaya rapi dipakai seperti sarung saat Berpakaian
2. Supaya anak yg digendong tdk gampang jatuh saat Ulos ini digunakan sebagai Kain Gendong (Parompa)

Dinamai juga dgn ULOS LOBULOBU dgn harapan supaya masuk (LOBU) yg Baik ke rumah si pemakainya.

Itulah semuanya RAKSA dari ULOS yg bisa dipaparkan disini.

Mudah2an bermanfaat bagi kita.
Kurang lebihnya kami minta maaf jika ada Kesalahan.

Mari kita jaga dan Lestarikan Budaya kita.

Di Posting oleh : (S.Sidabutar).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s